aaaaa
Serba-Serbi Pinjaman Online Pribadi

Serba-Serbi Pinjaman Online Pribadi

Dunia keuangan terus berkembang. Setelah populer terkait pinjaman online, tidak membutuhkan waktu lama sudah muncul metode pinjaman mode baru yaitu pinjaman online pribadi. Dari berbagai jenis model pinjaman online, barangkali jenis ini adalah yang paling banyak menarik minat banyak kalangan masyarakat karena kemudahannya.

Mengenal Apa Itu Pinjaman Online Pribadi?

Sebagaimana namanya yaitu pinjaman online pribadi, jasa peminjaman dana yang satu ini memang mengesankan dirinya lebih privat dan ‘lunak’ daripada lembaga atau institusi peminjaman uang yang formal seperti bank atau lembaga sejenisnya di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Salah satu ciri khas sekaligus keistimewaan dari pinjaman online pribadi adalah tidak adanya jaminan atas pinjaman. Namun sebagai gantinya, pinjaman di metode pribadi sangat terbatas dan hanya berjangka pendek (biasanya dalam hitungan bulan saja). Cocok bagi Anda yang membutuhkan sedikit uang untuk menambal modal usaha.

Baca juga:

Cara Membedakan Pinjaman Online Langsung Cair KTP dan Jenis Fintech Lainnya

Syarat, Cara Daftar, dan Keunggulan Pinjaman Online BRI Ceria

Mengetahui Plus Minus Jasa Pinjaman Online Pemerintah dan Swasta

Pinjaman tipe ini biasanya memiliki donatur pinjaman pribadi perseorangan. Bahkan beberapa platform peminjaman ini menghubungkan secara langsung pihak pemberi pinjaman dengan pihak peminjam. Nuansa ‘pribadi’ pun semakin terasa. Keistimewaan lain dari pinjaman ini adalah proses pengajuannya cepat dan mudah.

Untuk meminjam uang di bank, Anda diharuskan memenuhi banyak syarat yang terkadang terlalu sulit terpenuhi. Bukan pinjaman yang didapat, justru waktu molor dan kepala pening yang Anda rasa.  Pada momentum tersebut, Anda bisa memilih pinjaman online pribadi saja sebagai jalan alternatif mendapatkan pinjaman secara cepat.

Biasanya, antara proses pengajuan dengan pencairan dana berkisar 2 sampai 3 hari. Tergantung kepada kecekatan perusahaan atau pemenuhan data Anda sebagai persyaratan. Fakta yang penting Anda ketahui dari peminjaman ini adalah bahwa dari kemudahan-kemudahan tadi, ada resiko yang harus ditanggung oleh nasabah.

Tingginya biaya layanan hingga besarnya nilai bunga seringkali menjadi harga yang harus nasabah bayar atas peminjaman uang tanpa jaminan mereka. Hal ini tentu perlu menjadi pertimbangan tersendiri agar Anda tidak akan menyesal dan kecewa nantinya. Beberapa layanan tetap menetapkan adanya jaminan untuk pinjaman kecil mereka.

Ciri-Ciri Pinjaman Online yang Harus Anda Hindari

Sebagaimana sudah Kita singgung dalam pemaparan sebelumnya, pinjaman online pribadi juga bisa disebut pinjaman pribadi non-bank. Dengan demikian, sangat mungkin Anda menemukan banyak situs atau aplikasi pinjaman online pribadi yang tidak memiliki legalitas dari OJK namun tetap menyelenggarakan sistem peminjaman dana yang sehat.

Namun sampai di sini, Anda tentu menyadari bahwa resiko peminjaman online pribadi jauh lebih besar daripada peminjaman online secara umum. Oleh karena itu, perlu nasabah ketahui bagaimana kriteria pinjaman online yang patut menjadi pertimbangan atau justru harus cenderung dapat merugikan. Langsung saja, berikut uraiannya:

1.      Tawaran dari Orang Tak Dikenal

Apakah Anda pernah menerima pesan singkat atau SMS berisi tawaran peminjaman uang / dana/ modal? Atau justru sering menerimanya? Jangan mudah tergoda untuk menerima penawaran tersebut meskipun sekilas pesan tersebut nampak menggiurkan dan Anda memang sedang membutuhkan.

Akad peminjaman, online atau secara langsung membutuhkan perincian yang detail, transparan, dan mendapatkan persetujuan kedua belah pihak. Tidak sekedar sebuah penawaran dan mendapat jawaban ‘iya’ kemudian uang tersebut cair. Jika sudah terjadi demikian, jelas nasabah adalah pihak yang nantinya akan mendapat rugi.

Penawaran-penawaran peminajaman seperti ini umumnya menggunakan cara-cara yang tidak professional untuk meminta uang pembayaran dari nasabah. Misalnya dengan ancaman akan menyebarkan data pribadi, mengirim tagihan dengan kata-kata yang mengintimidasi nasabah, atau melipatgandakan bunga secara sepihak.

Jika sudah terjerat demikian, maka akan sulit melepaskan diri dari perangkap tersebut. oleh karena itu, pastikan untuk selektif dalam situasi apapun dan jangan mudah tergoda dengan pinjaman-pinjaman yang tidak jelas asalnya.

2.      Tidak Komunikatif

Berkomunikasi dengan seorang peminjam yang cuek, hemat bicara, ketus, hingga slow-respon tentu tidak menyenangkan bukan? Tidak terbukanya informasi merupakan sifat rekan kerja yang harus Anda hindari ketika ingin membuat relasi apa saja, pekerjaan, organisasi, hingga hubungan peminjam dengan pemberi pinjaman.

Dalam dunia jasa, tidak komunikatif termasuk dalam sikap tidak professional. Tidak berlebihan juga sifat ini sering identik dengan pinjaman online abal-abal yang menutup informasi diri mereka kepada calon nasabah. Jika pada komunikasi pertama Anda sudah merasakan hal ini, ada baiknya mencari pihak lain saja. Cara berkomunikasi bisa menjadi penilaian pertama Anda untuk menilai kualitas perusahaan peminjaman tersebut.

3.      Tidak Memiliki Data Perusahaan yang Memadai

Jangan sungkan untuk bertanya terkait lokasi perusahaan, siapa nama pendiri dan manager, sejak kapan perusahaan berdiri, apa mottonya dan lain sebagainya. perusahaan pinjaman online pribadi sejati tidak akan keberatan atau terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan semacam itu.

Justru mereka akan sangat menghargai upaya Anda untuk memastikan kredibilitas mereka. Berbanding terbalik dengan perusahaan abal-abal yang berkedok akan memberikan pinjaman online. Alih-alih menjawab, mereka biasanya menggiring kepada topik lain atau memilih mengelak secara frontal.

4.      Tidak Memiliki Administrasi Tertulis yang Baik

Sebelum kedua belah pihak menyetujui proses peminjaman, normalnya akan ada perjanjian tertulis di atas kertas dengan menggunakan materai resmi. Begitupun dengan perjanjian online, kedua belah pihak juga harus ikut serta mencantumkan jejak otentik untuk memastikan keaslian data dan persetujuan.

Jika proses ini tidak terjadi atau terlaksana dengan ala kadarnya, Anda sudah sepatutnya curiga. Ingat, mereka beresiko mempermainkan Anda untuk memerah keuntungan sebanyak mungkin atas pinjaman Anda.

Pun jika ada kontrak tertulis, pastikan untuk membacanya terlebih dahulu secara seksama.  Apakah yang tercantum dalam surat kontrak sudah memenuhi unsur—unsur yang harus Anda sepakati, apakah perlu poin penambahan, revisi diksi, dll. Misalnya terkait pinjaman online pribadi angsuran online bulanan

5.      Sistem Penagihan Tidak Jelas

Sebagaimana sudah menjadi pembahasan sebelumnya, Anda perlu tau terlebih dahulu bagaimana pihak pemberi pinjaman akan menagih uang mereka kepada Anda. Apakah menggunakan sistem pembagian keuntungan melalui usaha, nominal tetap setiap bulan, melalui pesan beruntun atau lain sebagainya.

Kepastian ini penting agar Anda tidak terkena serangan-serangan sepihak perihal proses penagihan. Misalnya ketika aset jaminan Anda tiba-tiba tersita secara paksa. Tentu tindakan seperti ini sangat tidak etis, bukan?

6.      Meminta Uang Muka

Dalam strategi para pemberi pinjaman online abal-abal, bentuk uang muka ini bisa berupa banyak hal. Sebutannya bisa saja uang untuk memenuhi administrasi, dana untuk mempercepat pencairan, atau lain sebagainya. Namun anehnya, nominal uang muka tersebut seringkali tidak masuk akal. Bahkan mencapai jutaan

Oleh karena itu, Anda patut waspada dan hati-hati. Ambil langkah paling aman untuk menghindari ramainya kejahatan dan penipuan di dunia peminjaman uang secara online.

Demikian pembahasan lengkap terkait pinjaman online pribadi. Semoga bermanfaat bgai Anda sebagai rambu-rambu apa saja aspek yang patut bagi sebuah perusahaan dan aspek apa yang perlu Anda hindari. Jangan lupa untuk mengikuti artikel-artikel penting lainnya. Baca selanjutnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *